Category: Uncategorized

Menderita Herpes Kelamin? Obati Dengan Salep Acyclovir

salep acyclovir

Herpes kelamin adalah sebuah infeksi menular seksual yang sering dijumpai dan disebabkan oleh virus herpes simplex atau disingkat (HSV). Hubungan seksual adalah cara utama untuk virus ini menyebar. Setelah infeksi awal, virus akan “tertidur” di dalam tubuh dan kembali aktif beberapa kali dalam satu tahun. Herpes kelamin dapat menyebabkan rasa nyeri, gatal, dan ruam di daerah alat kelamin. Namun, Anda mungkin tidak memiliki gejala atau tanda herpes kelamin apapun. Jika terinfeksi, Anda masih dapat menularkan virus ini meskipun tidak memiliki ruam apapun yang terlihat. Salep acyclovir dapat membantu mengatasi herpes kelamin. 

Tidak ada obat untuk herpes kelamin, namun obat-obatan seperti salep acyclovir dapat membantu meringankan gejala dan mengurangi risiko menularkan virus ini ke orang lain. Kondom juga dapat membantu mencegah penyebaran infeksi herpes kelamin. Kebanyakan orang yang terinfeksi HSV tidak tahu bahwa mereka memiliki virus ini di dalam tubuh karena mereka tidak memiliki tanda atau gejala apapun atau tanda dan gejala bersifat sangat ringan. Jika pun gejala tersebut ada, gejala dapat muncul 2 hingga 12 hari setelah paparan terhadap virus. 

Jika Anda menderita gejala herpes kelamin, Anda akan merasa nyeri atau gatal di daerah kelamin hingga infeksi sembuh, benjolan kecil berwarna merah dan lepuhan putih yang dapat muncul beberapa hari hingga beberapa minggu setelah infeksi, lepuhan yang pecah dan mengeluarkan nanah atau darah yang dapat membuat rasa sakit saat buang air kecil, serta kerak kulit yang terbentuk setelah lepuhan pulih. Pada saat paparan pertama terjadi, Anda dapat menderita gejala seperti layaknya sakit flu serta gejala kelenjar getah bening yang membengkak di selangkangan, sakit kepala, nyeri otot, dan demam. 

Lepuhan atau luka akan muncul di daerah di mana infeksi masuk ke dalam tubuh. Anda dapat menyebarkan infeksi dengan menyentuh luka tersebut untuk kemudian menggaruk atau menyentuh daerah lain di tubuh, termasuk mata. Wanita dan pria dapat menderita luka pada pantat dan paha, dubur, mulut, dan urethra. Wanita juga dapat menderita luka herpes kelamin pada daerah vagina, alat kelamin bagian luar, dan juga serviks. Pada pria, luka dapat muncul di penis dan skrotum. 

Dua jenis infeksi virus herpes simplex dapat menyebabkan herpes kelamin, yaitu HSV-1 dan HSV-2. Dalam kasus HSV-1, jenis ini biasanya menyebabkan luka dingin di sekitar mulut. HSV-1 biasanya akan tersebar lewat kontak kulit-dengan-kulit, selain itu juga dapat tersebar ke daerah kelamin lewat seks oral. Di sisi lain, HSV-2 merupakan jenis virus yang biasa menyebabkan herpes kelamin. Virus ini menular lewat hubungan seksual dan sentuhan kulit-dengan-kulit. HSV-2 sangat mudah dijumpai serta sangat menular, baik Anda memiliki luka terbuka atau tidak. Karena virus dapat mati dengan cepat di luar tubuh, sangat tidak mungkin seseorang akan mendapatkan infeksi lewat kontak dengan handuk atau objek lain yang digunakan oleh orang yang menderita herpes kelamin. 

Risiko seseorang dalam menderita herpes kelamin dapat naik apabila ia adalah seorang perempuan. Ini dikarenakan wanita berkemungkinan lebih tinggi dalam menderita herpes kelamin dibandingkan dengan pria. Virus ini juga lebih mudah ditularkan dari pria ke wanita daripada dari wanita ke pria. Risiko juga akan naik apabila seseorang memiliki pasangan hubungan seks lebih dari satu. Dalam mengatasi gejala herpes kelamin, Anda bisa menggunakan salep acyclovir. Hubungi dokter untuk informasi lebih lanjut.

Skincare Erha untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Skincare Erha untuk menghilangkan bekas jerawat cukup beragam. Di antara banyak pilihan, Anda bisa menggunakan Erha Acne Series Value Pack.

Jerawat adalah gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) berlebih. Jerawat terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati.

Oleh sebab itu, perawatan jerawat sebaiknya dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari masalah berikutnya. Anda sebaiknya memilih rangkaian produk perawatan yang tepat hingga menghilangkan bekas jerawat.

Erha Acne Series Value Pack dirancang untuk mengatasi masalah itu. Anda bisa menggunakan paket perawatan jerawat yang memang dirancang untuk saling melengkapi. 

Lalu apa sih skincare Erha untuk menghilangkan bekas jerawat yang tepat?

Erha Acne Series Value Pack

Sebelum menghilangkan bekas jerawat, tentunya Anda perlu merawat jerawat hingga pulih terlebih dahulu. Masalah ini sudah dipahami oleh Erha dengan Acne Series Value Pack.

Setidaknya ada 6 produk rangkaian Erha Acne Series Value Pack. 6 produk ini memiliki fungsinya masing-masing, mulai merawat jerawat hingga menghilangkan bekasnya. 

Erha Acne Back Spray

Acne Back Spray dirancang untuk mengobati jerawat yang muncul di anggota tubuh lainnya seperti punggung, dada, leher, dan lengan.

Jerawat pada umumnya muncul di wajah, tapi bisa juga muncul di area kulit lainnya. Karena itu, kandungan Acne Back Spray seperti Asam Salisat, Zinc Gluconate dan Allantoin dapat bekerja sebagai antibakteri.

Skincare ini diperkaya Aloe Vera dan Witch Hazel yang membuatnya terasa lembut di kulit.

Erha Acne Loose Powder

Acne Loose Powder adalah bedak tabur dari Erha yang dapat membuat warna kulit tampak lebih merata dan mencegah munculnya jerawat.

Produk ini mengandung Sebum Absorber dan Acne Face Powder yang dapat mengurangi minyak berlebih pada wajah dan menghilangkan kilap.

Bedak tabur ini unggul dengan formula non-comedogenic dan non-acnegenic, artinya tidak akan memicu munculnya komedo pada jerawat.

Erha Acne Sun Friendly

Nah jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan, produk ini sangat penting untuk menjaga kulit Anda. Kandungan Broad Spectrum Sunscreen dengan SPF 30 dalam skincare ini dapat melindungi wajah dari dampak buruk sinar matahari.

Acne Sun Friendly mengandung formula Sebum Regulator yang dapat mengontrol dan mengurangi produksi minyak berlebihan.

Selain itu, formula ini juga bekerja sebagai antibakteri yang mencegah munculnya jerawat.

Erha Acne Spot Gel

Nah jika Anda ingin menghilangkan bekas jerawat, Acne Spot Gel adalah salah satu dari dua produk yang harus digunakan secara bersamaan.

Obat ini mengandung Asam Salisilat dan Sulfur sehingga dapat membantu membunuh bakteri, mencegah jerawat, dan mengeksfoliasi sel kulit mati..

Acne Spot Gel buatan Erha ini bertekstur gel bening dan bisa Anda gunakan di pagi atau siang hari. Kandungan Aloe Vera Extract memberikan efek menenangkan pada kulit.

Erha ACSBP (Acne Cleanser Scrub Beta Plus)

Produk sabun jerawat inilah yang mampu membersihkan kotoran dan membantu proses eksfoliasi kulit mati.

Kombinasi Asam Salisilat dan Sulfur dapat mengurangi produksi minyak berlebih, membunuh bakteri penyebab jerawat, dan mempercepat pengeringan jerawat.

Sabun muka ACSBP ini mengandalkan scrub yang lembut dan nyaman bagi kulit berjerawat. Formulanya dapat membersihkan sel kulit mati dan kotoran.

Erha Acne Clarifying Toner

Produk ini adalah kombinasi dari Toner dan Oil Control yang berfungsi mengontrol minyak berlebih pada kulit berminyak dan berjerawat

Kandungan Niacinamide, AHA & Sebum Regulator dalam Acne Clarifying Gel bekerja mengurangi produksi minyak berlebih dan mengurangi kemerahan pada kulit.

Demikian rangkaian skincare Erha untuk menghilangkan bekas jerawat. Pastikan Anda menggunakannya dengan rutin dan sesuai dengan instruksi ya. 

Khasiat Obat Combantrin Sirup untuk Mengatasi Gejala Cacingan

Tubuh manusia bisa terkena infeksi dari cacing, seperti cacing usus atau yang dikenal sebagai cacing parasit. Jenis cacing yang biasa berada di saluran pencernaan manusia seperti cacing pipih (cacing pita), dan cacing gelang yang dapat menyebabkan infeksi ascariasis serta cacing kremi dan cacing tambang. Cacing yang menyerang saluran pencernaan pada manusia bisa diatasi, salah satunya dengan menggunakan obat Combantrin Sirup.

Gejala Penyakit Cacingan

Gejala umum yang biasa terjadi ketika mengalami cacingan yaitu:

  • sakit perut
  • diare, mual atau muntah
  • kembung
  • kelelahan
  • penurunan berat badan yang tidak dapat diduga atau dijelaskan
  • sakit perut.

Seseorang yang mengalami cacingan juga dapat menderita disentri. Disentri yaitu ketika infeksi usus mengakibatkan diare yang disertai adanya darah dan lendir di dalam feses atau tinja. Cacingan juga dapat menimbulkan ruam atau gatal di sekitar rektum atau vulva. Bahkan, cacingan juga dapat mengakibatkan penderita mengeluarkan cacing ketika buang air besar.

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, terutama jika Anda baru saja bepergian ke luar negeri baru-baru ini, maka sebaiknya Anda segera bertemu dan berkonsultasi kepada dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan pada tinja dan memastikan keberadaan parasit pada tinja.

Pengobatan untuk Mengatasi Cacingan

Pengobatan untuk mengobati penyakit cacingan harus disesuaikan dengan jenis cacingan yang dialami dan gejala yang ditimbulkan. Anda juga dapat mengobati penyakit cacingan dengan menggunakan obat yang dijual bebas di apotek atau toko terdekat dari rumah Anda seperti Combantrin Sirup. 

Combantrin Sirup memiliki khasiat dapat bekerja mengatasi: cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing Trichostrongylus colubriformis dan Trichostrongylus orientalis.

Combantrin Sirup mengandung Pirantel Pamoat yang dapat mengobati infeksi yang diakibatkan oleh satu jenis cacing atau lebih, yang terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Pirantel Pamoat bekerja dengan melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskular, kemudian mengeluarkannya dari dalam tubuh, biasanya tanpa memerlukan pencahar. 

Combantrin Sirup dapat ditoleransi dan tidak akan melekat pada pakaian oleh kontaminasi feses. Jika salah satu anggota keluarga menderita infeksi yang diakibatkan salah satu dari lima jenis cacing penyebab cacingan, maka kemungkinan besar anggota keluarga lain juga akan menderita infeksi yang sama meski tidak teridentifikasi. Oleh karena itu, sebaiknya seluruh anggota keluarga sama-sama mengonsumsi Pirantel Pamoat sambil menjaga kebersihan lingkungan dan pakaian agar infeksi tidak terjadi kembali.

Combantrin Sirup cukup dikonsumsi sekali sebelum atau sesudah makan, dan tidak memerlukan pantangan makanan dan obat pencahar. Berikut dosis petunjuk penggunaan Combantrin Sirup:

  • umur 2-6 tahun: 1-2 sendok takar 
  • umur 6-12 tahun: 2-3 sendok takar
  • umur lebih dari 12 tahun: 3-4 sendok takar.

Meski dapat mengobati penyakit cacingan, Combantrin Sirup memiliki kontraindikasi pada penderita hipersensitif terhadap bahan penyusun obat. Selain itu, juga ada efek samping yang ditimbulkan yaitu anoreksia (nafsu makan menjadi hilang), mual, muntah, diare, sakit kepala, sakit kepala, pusing, mengantuk dan merah-merah pada kulit, keringat dingin, berkeringat, pruritus, urtikaria.

Konsumsi obat Combantrin Sirup juga memerlukan perhatian khusus apabila diminum oleh ibu hamil dan menyusui, anak di bawah usia 2 tahun, pasien yang mengalami gangguan fungsi hati dan ginjal, serta pemberian obat bersama dengan piperazine dapat mengurangi efektivitas Combantrin Sirup. Untuk Anda yang ingin menggunakan obat Combantrin Sirup, Anda bisa membelinya dengan harga Rp 20.000 untuk ukuran 10 mL.