Erphamazol, Obat Gatal yang Aman untuk Ibu Hamil

No Comments Obat

Ibu hamil seringkali merasa gatal pada kulit. Hal ini terjadi karena berbagai sebab, mulai dari perubahan hormon, peregangan dan peningkatan suplai darah, atau terkena infeksi jamur. Infeksi jamur kulit yang terjadi selama kehamilan dapat mempengaruhi janin.

Ada banyak obat gatal jamur yang bisa Anda temukan di apotek atau toko, tapi tidak semua obat aman digunakan oleh ibu hamil. Oleh sebab itu ibu hamil harus berhati-hati dalam memilih obat gatal. 

Erphamazol adalah obat anti jamur yang aman bagi ibu hamil. Obat ini diindikasikan untuk infeksi jamur kulit, terutama kandidiasis dan pitiriasis versicolor. 

Kenapa ibu hamil rentan terkena infeksi jamur?

Kandidiasis vulvovaginal, atau moniliasis, adalah jenis jamur yang sering menginfeksi vulva dan vagina ibu hamil. Selain itu infeksi juga bisa disebabkan oleh jenis jamur lainnya, termasuk Candida albicans, Candida glabrata dan Candida tropicalis

Menurut American Family Physician, 3 dari 4 wanita pernah terinfeksi jamur vagina selama kehamilan mereka, dan hingga 45% mengalami dua atau lebih infeksi. 

Ibu hamil berisiko tinggi terkena infeksi kandida karena peningkatan hormon. Perubahan hormon mengubah keseimbangan pH di vagina, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih lembap dan hangat. Lingkungan ini adalah tempat yang cocok untuk jamur tumbuh lebih subur sehingga jumlah jamur di vagina meningkat (kandidiasis). 

Tanda dan gejala kandidiasis

Gatal di vagina dan vulva adalah gejala paling umum dari kandidiasis. Wanita yang mengalami infeksi jamur vagina juga mungkin mengalami:

  • Keputihan kental yang terlihat seperti keju cottage dan mengeluarkan bau tidak sedap
  • Rasa sakit atau nyeri di vagina atau vulva
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Ruam pada vilva dan kulit sekitar, yang terkadang muncul pada pangkal paha dan paha

Erphamazol, obat gatal jamur yang aman untuk ibu hamil

Erphamazol merupakan krim anti jamur yang mengandung zat aktif clotrimazole, obat anti jamur golongan imidazole. Kloromatizol berkhasiat untuk mengobati infeksi jamur kelamin pada wanita maupun pria, payudara, puting, atau area kulit lainnya.

Kloromatizol tersedia sebagai krim internal, krim eksternal seperti Erphamazol, dan pessari (tablet yang dimasukkan ke dalam vagina). Kloromatizol topikal termasuk dalam obat kehamilan kategori B, yang berarti cukup aman digunakan ibu hamil dan tidak menimbulkan risiko cacat lahir atau komplikasi kehamilan lainnya.   

Kloromatizol bekerja dengan cara membunuh jamur penyebab infeksi dan mencegahnya kembali. 

Cara menggunakan Erphamazol bagi ibu hamil

Penggunaan kloromatizol pada kehamilan trimester pertama membutuhkan penelitian lebih dalam sehingga tidak disarankan menggunakan Erphamazol selama 3 bulan pertama, kecuali atas anjuran dokter. 

Sebelum mengaplikasikan krim, pastikan tangan Anda kering dan bersih. Oleskan krim tipis-tipis dan merata ke seluruh permukaan yang terkena. Sepotong krim (panjang ½ cm) sudah cukup untuk merawat area seukuran tangan. 

Setelah itu gosok krim dengan lembut menggunakan tangan hingga meresap. Ulangi sebanyak 2-3 kali sehari atau sesuai dengan aturan pakai.

Efek samping dan kontraindikasi 

Penggunaan krim terlalu banyak bisa menyebabkan kulit merah atau iritasi. Hentikan pemakaian jika timbul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan alergi. 

Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada clotrimazole atau obat golongan imidazole lainnya harus menghindari penggunaan Erphamazol. Beri tahu dokter jika Anda memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Pertama kalinya menderita kandidiasis
  • Mengalami infeksi jamur lebih dari dua kali dalam 6 bulan terakhir
  • Memiliki riwayat infeksi menular seksual 
  • Memiliki luka terbuka di sekitar vagina
  • Mengalami pendarahan yang tidak normal atau tidak teratur dari vagina

Catatan

Erphamazol merupakan obat bergolongan biru dimana pemakainya disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *