Khasiat Obat Combantrin Sirup untuk Mengatasi Gejala Cacingan

Tubuh manusia bisa terkena infeksi dari cacing, seperti cacing usus atau yang dikenal sebagai cacing parasit. Jenis cacing yang biasa berada di saluran pencernaan manusia seperti cacing pipih (cacing pita), dan cacing gelang yang dapat menyebabkan infeksi ascariasis serta cacing kremi dan cacing tambang. Cacing yang menyerang saluran pencernaan pada manusia bisa diatasi, salah satunya dengan menggunakan obat Combantrin Sirup.

Gejala Penyakit Cacingan

Gejala umum yang biasa terjadi ketika mengalami cacingan yaitu:

  • sakit perut
  • diare, mual atau muntah
  • kembung
  • kelelahan
  • penurunan berat badan yang tidak dapat diduga atau dijelaskan
  • sakit perut.

Seseorang yang mengalami cacingan juga dapat menderita disentri. Disentri yaitu ketika infeksi usus mengakibatkan diare yang disertai adanya darah dan lendir di dalam feses atau tinja. Cacingan juga dapat menimbulkan ruam atau gatal di sekitar rektum atau vulva. Bahkan, cacingan juga dapat mengakibatkan penderita mengeluarkan cacing ketika buang air besar.

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, terutama jika Anda baru saja bepergian ke luar negeri baru-baru ini, maka sebaiknya Anda segera bertemu dan berkonsultasi kepada dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan pada tinja dan memastikan keberadaan parasit pada tinja.

Pengobatan untuk Mengatasi Cacingan

Pengobatan untuk mengobati penyakit cacingan harus disesuaikan dengan jenis cacingan yang dialami dan gejala yang ditimbulkan. Anda juga dapat mengobati penyakit cacingan dengan menggunakan obat yang dijual bebas di apotek atau toko terdekat dari rumah Anda seperti Combantrin Sirup. 

Combantrin Sirup memiliki khasiat dapat bekerja mengatasi: cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing Trichostrongylus colubriformis dan Trichostrongylus orientalis.

Combantrin Sirup mengandung Pirantel Pamoat yang dapat mengobati infeksi yang diakibatkan oleh satu jenis cacing atau lebih, yang terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Pirantel Pamoat bekerja dengan melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskular, kemudian mengeluarkannya dari dalam tubuh, biasanya tanpa memerlukan pencahar. 

Combantrin Sirup dapat ditoleransi dan tidak akan melekat pada pakaian oleh kontaminasi feses. Jika salah satu anggota keluarga menderita infeksi yang diakibatkan salah satu dari lima jenis cacing penyebab cacingan, maka kemungkinan besar anggota keluarga lain juga akan menderita infeksi yang sama meski tidak teridentifikasi. Oleh karena itu, sebaiknya seluruh anggota keluarga sama-sama mengonsumsi Pirantel Pamoat sambil menjaga kebersihan lingkungan dan pakaian agar infeksi tidak terjadi kembali.

Combantrin Sirup cukup dikonsumsi sekali sebelum atau sesudah makan, dan tidak memerlukan pantangan makanan dan obat pencahar. Berikut dosis petunjuk penggunaan Combantrin Sirup:

  • umur 2-6 tahun: 1-2 sendok takar 
  • umur 6-12 tahun: 2-3 sendok takar
  • umur lebih dari 12 tahun: 3-4 sendok takar.

Meski dapat mengobati penyakit cacingan, Combantrin Sirup memiliki kontraindikasi pada penderita hipersensitif terhadap bahan penyusun obat. Selain itu, juga ada efek samping yang ditimbulkan yaitu anoreksia (nafsu makan menjadi hilang), mual, muntah, diare, sakit kepala, sakit kepala, pusing, mengantuk dan merah-merah pada kulit, keringat dingin, berkeringat, pruritus, urtikaria.

Konsumsi obat Combantrin Sirup juga memerlukan perhatian khusus apabila diminum oleh ibu hamil dan menyusui, anak di bawah usia 2 tahun, pasien yang mengalami gangguan fungsi hati dan ginjal, serta pemberian obat bersama dengan piperazine dapat mengurangi efektivitas Combantrin Sirup. Untuk Anda yang ingin menggunakan obat Combantrin Sirup, Anda bisa membelinya dengan harga Rp 20.000 untuk ukuran 10 mL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *