Tag: makanan sehat

Manfaat Alpukat dan Khasiatnya yang Baik Untuk Kesehatan

Khasiat dan Manfaat Alpukat yang Baik Untuk Kesehatan

Khasiat dan manfaat alpukat yang baik untuk kesehatan. Alpukat seperti banyak buah kebanyakan, memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan.

Kandungan dari Alpukat memiliki beragam nutrisi, sehingga dapat memiliki berbagai manfaat yang baik. Selain itu, alpukat juga memiliki jumlah asam lemak tak jenuh tunggal yang merupakan jenis lemak yang baik untuk tubuh.

Seharusnya, bukan hal sulit untuk hidup sehat dengan mengonsumsi alpukat. Pasalnya, alpukat bisa dimakan dengan berbagai macam cara, mulai dari memakan buahnya itu sendiri, dijadikan smoothies, olesan untuk roti, dan masih banyak lagi. 

Dengan banyaknya pilihan sajian alpukat untuk dikonsumsi, Anda memiliki banyak pilihan cara untuk menikmati buah ini dan merasakan berbagai manfaatnya.

Memangnya, apa saja khasiat dan manfaat alpukat untuk kesehatan?

1. Menjaga Mata Tetap Sehat

Alpukat memiliki salah satu manfaat berupa menjaga kesehatan mata yang didapat dari kandungan lutein dan zeaxanthin. Zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan yang memiliki manfaat memperbaiki dan mencegah kerusakan pada mata.

Beberapa penyakit mata yang dapat dicegah adalah katarak, degenerasi manula, dan masalah pada mata akibat penuaan.

2. Mengatasi Sembelit 

Alpukat adalah buah yang tinggi serat, sehingga baik untuk pencernaan Anda, termasuk mengatasi masalah sembelit. 

Untuk memaksimalkan manfaat ini, iringi konsumsi buah alpukat dengan mencukupi kebutuhan air putih dan olahraga yang rutin.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Alpukat memiliki beberapa kandungan yang baik untuk jantung. Misalnya, lemak sehat, serat, protein, aneka vitamin dan mineral.

Dengan mengonsumsi alpukat, Anda dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Sehingga bisa mengurangi risiko sumbatan di pembuluh darah jantung yang dapat memicu penyakit jantung.

4. Mengontrol Tekanan Darah

Alpukat memiliki kandungan yang kaya akan mineral kalium. Oleh karena itu, alpukat dapat mengontrol tekanan darah bahkan mencegah tekanan darah tinggi.

Selain itu, kandungan kalium dalam alpukat juga bisa bermanfaat untuk mengatur irama jantung.

5. Mengurangi Risiko Kanker

Sayur-sayuran dan buah-buahan umumnya memang dikenal bermanfaat mengurangi risiko terkena kanker, termasuk alpukat.

Alpukat memiliki beragam kandungan seperti berbagai macam nutrisi dan antioksidan yang baik untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

Bahkan, biji alpukat pun ternyata memiliki beragam zat yang bersifat antikanker.

6. Mengurangi Berat Badan

Alpukat adalah salah satu buah yang baik untuk Anda yang ingin melakukan diet. Pasalnya, alpukat salah satu buah yang memiliki kandungan lemak tak jenuh.

Kandungan ini dapat membantu Anda untuk mengecilkan lingkar pinggang Anda.

Selain itu, alpukat juga dapat meningkatkan perasaan kenyang, sehingga bisa membantu mengontrol nafsu makan untuk tidak memakan makanan yang tidak sehat.

Untuk jangka panjang, serat dari alpukat yang rutin dikonsumsi dapat membantu menurunkan berat badan dan menjaga kestabilan gula darah.

7. Mencegah Osteoporosis

Alpukat mengandung kalsium, vitamin D, dan vitamin K yang sangat berguna untuk menjaga kepadatan tulang. Sehingga, alpukat dapat membantu Anda untuk terhindar dari potensi terkena osteoporosis.

8. Membantu Sistem Pencernaan

Selain tinggi serat, Alpukat juga dapat membantu sistem pencernaan dalam penyerapan nutrisi makanan.

Alpukat juga mengandung serat air yang baik untuk menjaga bakteri baik dalam usus agar saluran pencernaan lebih terjaga kesehatannya.

Demikian segudang khasiat dan manfaat alpukat yang baik untuk kesehatan. Alpukat memang kaya akan gizi dengan segudang manfaat yang baik untuk tubuh. Selamat menyantap alpukat.

Berikut Ragam Manfaat Fosfor untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Berikut Ragam Manfaat Fosfor untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Tak hanya kalsium, fosfor juga menjadi mineral yang penting dalam pembentukan sekaligus menjaga kesehatan tulang dan gigi. Dalam tubuh manusia, 85 persen fosfor ini paling banyak dibutuhkan tulang dan gigi, sementara 15 persen lainnya didistribusikan ke berbagai sel dan jaringan tubuh. 

Selain membantu dalam pembentukan dan menjaga kesehatan tulang dan gigi, jenis nutrisi juga memiliki banyak manfaat lainnya. Bahkan, kekurangan mineral ini dapat menyebabkan berbagai masalah dan penyakit, seperti kelemahan otot, nyeri tulang, kejang, hingga sesak napas. Maka dari itu, penting untuk mencukupi kebutuhan fosfor harian. 

Manfaat Fosfor untuk Tubuh

Membantu dalam pembentukan tulang dan gigi sekaligus menjaganya agar tetap kuat mungkin salah satu manfaat jenis nutrisi yang paling banyak diketahui orang. Namun, ternyata mineral ini punya sejumlah manfaat lain untuk tubuh. Bahkan Kementerian Kesehatan RI menganjurkan untuk memenuhi kebutuhan jenis nutrisi sebanyak 700 mg per harinya. Berikut adalah beberapa manfaat fosfor untuk tubuh. 

1. Menjaga kekuatan tulang dan gigi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa 85 persen fosfor paling banyak ditemukan pada tulang dan gigi. Bersama dengan kalsium, keduanya menciptakan sekaligus menjaga kekuatan tulang dan gigi. Kedua mineral ini juga membantu meningkatkan kesehatan gusi dan email gigi. 

Selain itu, jenis nutrisi juga memiliki peran penting dalam mengatasi penyakit osteoporosis. Sebab, kalsium saja tidak dapat membangun tulang dan jaringan yang kuat. Penelitian baru menunjukkan bahwa kalsium membutuhkan jenis nutrisi untuk memaksimalkan manfaat penguatan tulang. 

2. Mendetoks tubuh  

Fosfor berperan penting dalam membantu salah satu tugas ginjal, yaitu menyaring zat-zat sisa yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh sehingga harus dibuang dari tubuh melalui proses buang air kecil dan buang air besar. Namun, perlu diingat bahwa fungsi ini baru bisa berjalan jika kebutuhan jenis nutrisi harian terpenuhi, yaitu 700 mg per harinya pada orang dewasa. 

Dalam menjalankan fungsinya ini, jenis nutrisi akan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil sehingga kadar asam urat, kelebihan garam, air, serta lemak dalam tubuh bisa seimbang. Alhasil, tubuh tetap sehat dan bebas racun. 

3. Membentuk DNA

Fosfor juga memiliki peran penting dalam pembentukan DNA. Jika tidak ada mineral ini, tubuh tidak bisa membentuk DNA. Padahal DNA sendiri sangat penting untuk tubuh karena segala informasi genetik tubuh Anda disimpan dalam DNA. 

4. Menjaga keseimbangan pH darah

Tidak hanya kulit, ternyata darah juga memiliki pH. Diketahui cairan berwarna merah ini memiliki pH berkisar 7,35 hingga 7,45. Nilai pH ini selalu berada pada angka yang seimbang. Sebab, pH darah yang terlalu rendah justru menandakan adanya gangguan pada ginjal, yaitu asidosis metabolik, sedangkan jika terlalu tinggi menandakan adanya masalah pada paru-paru, yaitu alkalosis. 

Disinilah peran fosfor diperlukan, yaitu menjaga keseimbangan pH darah sehingga segala sistem yang ada dalam tubuh manusia bisa bekerja sebagaimana mestinya. 

5. Mendukung perkembangan kognitif

Fosfor merupakan elemen penting yang terdapat pada sekitar maupun dalam sel-sel otak. Itulah mengapa, mineral ini memiliki tanggung jawab atas fungsi-fungsi penting dalam otak. Apabila kebutuhan tubuh akan jenis nutrisi terpenuhi dapat melindungi fungsi otak beserta pertumbuhan dan perkembangan kognitif. Bahkan studi menunjukkan bahwa risiko kerusakan kognitif dan memicu penyakit neurologis, seperti Alzheimer dan demensia dapat meningkat pada seseorang yang kekurangan fosfor.

6. Menstimulasi metabolisme protein

Tak hanya pembentukan DNA saja yang membutuhkan jenis nutrisi, tapi pembentukan protein juga membutuhkan mineral ini yang mana dari pembentukan ini selanjutnya akan membantu dalam proses reproduksi. Selain itu, jenis nutrisi juga berperan dalam memfasilitasi pemanfaatan protein secara maksimal agar sel dan jaringan tubuh dapat tumbuh dengan baik dalam tubuh manusia, bersamaan dengan perbaikannya bila diperlukan. 

Cara yang sama juga diterapkan saat fosfor membantu tubuh dalam memanfaatkan karbohidrat dan lemak. Efek stimulasi fosfor ini sangat penting untuk mendukung kesehatan manusia secara keseluruhan.