Tag: perkembangan anak

6 Bentuk Kekerasan pada Anak, Orang Tua Sudah Tahu?

6 Bentuk Kekerasan pada Anak, Orang Tua Sudah Tahu?

Sering kali terdengar ada berbagai kasus kekerasan pada anak, baik dari media massa atau yang terjadi di sekitar kita. Ini tentu memilukan, sebab pelakunya bukanlah orang asing, seperti orang tua, kerabat, hingga pihak dekat lainnya yang tidak bertanggung jawab dan tidak punya kasih sayang. 

Hal ini sangat menyedihkan, mengingat anak seharusnya mendapat perlindungan dan kasih sayang. Kekerasan terhadap anak bisa terjadi pada siapapun dari kelompok ras, ekonomi, dan budaya mana saja, tidak hanya terjadi pada keluarga miskin atau pra sejahtera saja.

Perlu diketahui bahwa bentuk kekerasan pada anak tidak hanya kekerasan fisik saja, tapi ada beragam jenisnya. Sebagai orang tua Anda perlu mengetahuinya agar tidak melakukannya pada si Kecil.

Bentuk-bentuk Kekerasan pada Anak yang Perlu Diketahui

Kekerasan pada anak bisa disebut semua sikap atau perbuatan yang dilakukan pada anak yang menyebabkan Si Kecil menjadi menderita, baik secara fisik, psikis, moral, seksual, hingga menjadi terlantar. 

Bahkan ada juga orang tua yang tidak menyadari sudah melakukan kekerasan pada anaknya. Sehingga perlu sekali untuk mengetahui jenis-jenisnya agar lebih aware dengan perilaku yang Anda lakukan pada anak.

1. Kekerasan fisik

Kekerasan fisik ini adalah saat seseorang melakukan hal-hal yang menyakiti tubuh anak atau membuat fisik si kecil dalam bahaya. Saat anak mengalami kekerasan fisik, biasanya akan mengalami luka bahkan hingga meninggal. 

Biasanya mungkin orang tua ingin mendisiplinkan anak. Namun, tindakan kekerasan bukanlah cara yang tepat. Hal ini dapat membuat anak mengalami trauma. 

Anda bisa melakukan pendekatan dengan anak secara personal, membicarakan berbagai masalah yang dihadapi tanpa melakukan kekerasan fisik pada tubuh anak.

2. Kekerasan emosional

Selain kekerasan fisik, ada pula kekerasan emosional. Jenis kekerasan ini bisa mengganggu mental si kecil yang tentu membahayakan perkembangan emosinya. 

Kekerasan emosional ini seperti meremehkan, membentak, menggertak, mengancam, mempermalukan, hingga sikap yang tidak menunjukkan kasih sayang.

Anak yang mengalami kekerasan emosional seringnya mengalami efek seperti:

  • Hilangnya kepercayaan diri
  • Sering bolos sekolah
  • Mengalami depresi dan gelisah
  • Menghindari berbagai situasi
  • Prestasi anak mengalami penurunan
  • Hilangnya semangat untuk pergi ke sekolah
  • Kehilangan keterampilan
  • Terlambatnya perkembangan emosional
  • Sering mengalami sakit kepala atau sakit perut secara tiba-tiba
  • Anak jadi menarik diri dari kegiatan sosial, orang tua, hingga teman-temannya

Banyak sekali efek pada anak yang mengalami kekerasan emosional. Sebagai orang tua Anda perlu memastikan agar anak tidak mendapatkan berbagai tindakan yang termasuk pada kekerasan secara emosional ini.

3. Kekerasan seksual

Sesuai dengan namanya, kekerasan seksual merupakan semua jenis kekerasan yang berkaitan dengan aktivitas seksual terhadap anak. Definisi kekerasan seksual ini tidak hanya sebatas pada kontak fisik, tapi juga termasuk verbal hingga hal lain yang termasuk dalam pelecehan anak.

Berbagai bentuk tindakan pelecehan seksual pada anak bisa berupa melakukan kontak seksual dengan anak, memaksa anak untuk mengambil foto atau video porno, menunjukkan alat vital pada si kecil, melakukan call sex, melihatkan film porno pada anak, dan aktivitas lainnya. 

4. Penelantaran anak

Menelantarkan anak juga termasuk dalam bentuk tindakan kekerasan. Orang tua atau pengasuh tidak melindungi anak atau membuatnya jadi terlantar. 

Contoh lain dari penelantaran anak ini juga termasuk tidak memenuhi kebutuhan dasar anak berupa makan, kesehatan, dan pakaian. Meninggalkan anak sendiri terlalu lama atau dalam keadaan yang berbahaya juga termasuk penelantaran pada anak.

5. Eksploitasi anak

TIndakan eksploitasi anak juga termasuk bentuk kekerasan terhadap anak. Eksploitasi ini dalam kasus besarnya bisa berupa perdagangan anak yang menelan banyak korban jiwa. 

Contoh lain dari tindakan mengeksploitasi anak adalah memaksa anak kecil untuk mengemis atau bekerja. Memberikan anak tanggung jawab yang terlalu besar dan melampaui kemampuannya atau menggunakan anak untuk mendapat keuntungan juga termasuk tindakan kekerasan, lho. 

6. Mengasingkan anak

Ternyata tindakan mengasingkan atau melarang anak terlibat dari lingkup sosial juga termasuk dalam kekerasan pada anak. Selain itu, menjauhkan anak dari keluarga, menghukum anak karena bermain bersama teman sebaya, dan berbagai upaya mengasingkan anak termasuk dalam kekerasan terhadap si kecil.

Itulah beberapa jenis kekerasan pada anak yang perlu Anda ketahui. Jangan melakukan hal-hal ini agar anak tumbuh dan berkembang dengan baik. Hindari melakukan kekerasan bila berbagai masalah bisa diselesaikan dengan komunikasi dan pendekatan personal dengan si kecil.